Lesson from Mother and Father

Image source from laurenjade

Jarang banget gw cerita di blog masalah keluarga, ataupun hal-hal pribadi, but now let me tell you about my parents, and lesson that i’ve learned behind this.

Rabu kemarin, ceritanya bokap gw masuk rumah sakit lagi (sebelumnya kena gula). but now it’s worst, bokap kena stroke dan harus dibawa ke RS, awalnya pas selasa malam, ga ada hal yang mencurigakan, it goes as usual, walau memang bokap akhir-akhir ini suka ngeyel ketika diajak control ke dokter, dan gw akuin dia agak agak ngeyelan akhir-akhir ini*ya memang dasarnya batu si hha*, sampai nyokap gw geleng-geleng karena susah banget diajak control.

Bencana pun datang jam 1 malam, gw kebangun karena bokap gw teriak minta tolong, dan gw nemuin doi ga bisa bangun dan semua tangan dan kakinya ga gerak, serentak gw bangunin nyokap dan kaka gw dan kita langsung panggil ambulan ke RS. Nyokap dan kaka nemenin bokap di ambulan, bener-bener gesit, dan sangat sabar menghadapi kejadian ini, sedang gw berangkat belakangan karena gw harus beres-beres baju dan yang lain untuk nginep.

Terlepas dari insiden itu, gw sempet ngerenung dan mikirin nyokap gw yang sangat sabar menghadapi bokap, dan gw bersyukur gw dilahirkan oleh seorang wanita yang super kuat, dan wujud nyata dari wanita hebat itu ternyata ada di dekat gw, YES ! she is my mom, and she is very tough, padahal gw inget banget betapa sibuknya doi ngeluangin waktu untuk bantu nikahan kaka gw, masih aktif praktek gigi sampe malem walau anaknya sudah kerja, hingga kuliah S2 dan ngurus bisnis bareng om gw, sebelum bokap gw kena seranganpun, gw inget dia ketiduran ketika ngerjain tugas jam 10an, persis pas gw baru dateng dari kantor.

ketangguhan dari ibu gw yang lain adalah, dia bisa deal dengan kelemahan bokap gw, bisa dibilang ibu gw tidak pernah bercita-cita menjadi wanita supersibuk, getol sana sini untuk mencari uang hanya demi membiayai kuliah kaka gw yang ratusan juta, atau sekedar bisa membeli rumah atau mobil untuk anaknya. Just like another woman, ibu gw bercita-cita menjadi wanita yang punya kesibukan, tapi berharap mempunyai suami yang strong dari sisi penghasilan dan kepemimpinannya. Sehingga dia tidak perlu banting tulang sekeras itu.

But my father is not a man with that capabilities, bokap gw orang dengan mindset sederhana, hidup biasa saja, dan visi yang tidak terlihat, and i see that he is not tough person. Bagi dia asal masih bisa makan dan terhindar dari hujan itu sudah cukup, while my mother adalah orang yang realistis.

Bisa dibilang bokap adalah orang yang manja, mungkin karena dia anak terakhir, dimana saat dia sekolah semua fasilitas dia peroleh dari sepupu dan kakanya, walau sebenarnya dulu bokap bukan orang kaya, tapi bokap tidak pernah merasa lapar, selalu bisa makan hanya saja kemewahan memang dia ga bisa dapatkan.

Kalau menurut gw, bokap punya sifat kurang greget dan manja mungkin karena dia sudah ditinggal ayahnya (kakek gw) sejak usia tujuh tahun, dan dia dibesarkan oleh ibunya yang notabene hanya janda pensiunan TNI dan mendapatkan uang dari pensiunan dan sumbangan dari keluarga besar di Surabaya sana, dan ini yang membuat mental bokap gw kurang bagus karena jarang mendapat challenge dan persoalan yang besar, semua sudah tercukupi, dan tidak ada sosok ayah yang memecut dan memotivasi untuk menjadi orang yang hebat.

terbukti di lingkungan kerja, bokap mudah give up ketika cekcok dengan rekan kerjanya, dapet kerjaan yang ga enak, selalu saja pindah, beda dengan nyokap yang strong dan bisa adaptasi ditambah sifatnya yang humble bikin dia disenangin orang lain.

Continue reading

Berdamai dengan Ego

Setiap pria mempunya sahabat bernama Ego, wataknya yang keras dan idealis, membuat pria menjadi pemberani, tak mau dipermalukan, berani ambil resiko, dan kuat menghadapi tekanan yang menekan kekurangan diri dari seorang pria.

Ego juga bertindak sebagai sosok pemimpin diktator yang mengendalikan hati dan perasaan setiap pria, dialah pemimpin Jiwa setiap pria. Tanpa ego, pria akan menjadi mahluk yang sangat lembut, mudah bimbang, lemah terhadap tekanan, cacian, ataupun lemah dalam menjalani kerasnya hidup.

Kekurangan dari seorang Ego adalah wataknya yang keras kepala, kadang ungkapan dari hati, perasaan, logika, dan empati sulit untuk diterima, walau Ego memahami bahwa saran dari sifat-sifat lain adalah benar, tetapi ego punya cara pikir sendiri untuk membuat pola pikirnya adalah yang paling benar.

image source

Kerasnya ego, membuat hati, perasaan, logika, dan empati surut, tidak ada yang berani untuk melawan, terutama jika ego sudah sangat berperan besar dalam membantu “rakyatnya” yaitu tubuh jasmani mencapai kesuksesan seperti yang diinginkan. Ego telah berkuasa penuh atas tubuh jasmani, dan ego berhak mengambil keputusan terhadap apapun baik itu masalah karir, percintaan, hingga mengasihi antara sesama manusia, ya ego telah menjadi pemimpin negeri bernama tubuh jasmani ini.

Luasnya intervensi ego pun meluas hingga masalah cinta dan kasih sayang, dan itu membuat perasaan dan hati menjadi tidak bisa melakukan apapun. Hingga akhirnya keputusan ego membuat bencana, bukan hanya pada tubuh jasmani dimana ego bernaung, namun juga perasaan dan hati di tubuh jasmani berbeda yang terikat dan bersahabat dengan tubuh jasmani ini.

Hingga akhirnya chaos terjadi pada tubuh jasmani ini, yang menuntut “jiwa” untuk muncul dan menjadi penengah, setidaknya membuat chaos ini sedikit mereda, dan menenangkan untuk sekedar memahami apa yang telah terjadi dan apa yang harus di selesaikan.

Jiwa menyimpulkan bahwa ego telah mengintervensi terlalu jauh, dia terlalu jauh memimpin setiap aspek jasmani ini, ego… harusnya kamu fokus di idealisme karir ataupun idealisme prinsip, tak perlu kamu terlibat jauh kedalam sifat cinta kasih, karena cinta dan kasih tidak bisa idealis, cinta dan idealis adalah sesuatu yang lembut tanpa ada unsur memaksa ataupun dipaksa yang sangat paksa. ego telah masuk terlalu jauh.

Dan dari dalam jiwa kuputuskan untuk berdamai dengan ego, tak mau chaos ini terjadi setiap hari, aku merindukan kedamaian dari apa yang biasa ada di tubuh jasmani ini, aku harus berdamai dengan ego, membatasinya, membuat teritorinya, biarkan dia tetap ada, beridealis sesuka hati, namun dia tak boleh untuk memasuki cinta dan kasih.

Aku telah membuat kesepakatan dengan ego, dan ego harus mengerti bagaimana idealismenya membuat kekacauan dari hati yang bahagia, betapa traumanya kedamaian yang dirusak oleh ego. aku ingin ego mengerti, dan aku ingin berdamai dengan ego, aku tidak bisa mengusir ego, aku tetap membutuhkan ego agar aku tetap kuat dalam menghadapi problem hidup, tapi maaf ego, aku tidak bisa mengizinkanmu masuk lagi ke dalam cinta kasih, tetaplah diteritorimu, biarkan akal dan empatiku memimpin cinta dan kasih. we’re in a different teritory now, and i hope you’ll understand, aku ingin berdamai denganmu ego.

Meramai lamun di keramaian

image source (fastcoexist.com)

termenung di 05.00 sore, termangu menunggu dan cemas akan lantunan kata yang tak pernah bisa berhenti terucap

tersadar, masa lalu telah melukai hati yang dulu manja, tersadar pula masa lalu telah merubah rasa untuk peduli sesaat

saat ini masa lalu pergi meninggalkan kenangan yang tak sudi untuk diingat lagi, namun masa lalu juga memberi pelajaran mahal atas filosofi hidup ini.

masa lalu ataupun masa depan sudah tak jelas wujudnya lagi, dan aku tersadar, apakah aku terlalu bodoh sehingga masa lalu mengajarkanku untuk menjadi lebih pintar, atau aku yang terlalu pintar sehingga aku diajarkan untuk membodohi diriku sendiri, supaya aku tak jumawa, aku merunduk, berhenti sesaat untuk meredam rasa bahagia dan kenyamanan yang aku agung-agungkan diatas kesedihan dan pilu yang pernah diperjuangkan?

Kenapa baru sekarang aku merasakan mencoret tulisan dalam layar kaca menjadi menyenangkan lagi?

kenapa bersuara merdu di tengah waktu yang berjalan menjalar lagi melalui pikiran bahagiaku?

Kenapa rasa rindu untuk merindu terus terang menjadi sesuatu yang ingin aku ulang setiap malam?

Kenapa baru kurasakan semuanya lagi?

Mungkin itulah cinta dalam konteks perjalanan, akan ada masa disaat kita menanjak bahagia menikmati semuanya dari puncak terindah, ada saat dimana kita merasakan keindahan dalam kegelapan dan terjalnya tebing menurun.

Dan pada saat tidak ada lagi jalanan menanjak dan menurun, disaat semua datar lurus tak berukik, disaat itulah mungkin kita lupa akan keindahan dan kesulitan, disaat kita hanya terfokus pada rasa bosan, lelah, tak sadar, hingga akhirnya terlelap dalam lemurnya pikiran individu yang membimbang.

Harusnya ku berhentikan perjalanan, menepi, beristirahat, untuk sekedar bercengkrama, dan saling mengenang memori dikala menanjak dan menurun…

Harusnya ku berhentikan sejenak lelap dan lelah perjalanan ini, untuk bisa mengerti kembali makna dari perjalanan yang akan ku tempuh.

Harusnya,,

 

 

 

I’m Engineer at Schneider Indonesia?

Banyak temen-temen gw yang ga paham tentang kerjaan gw, they said i’m working on consulting company, working as sales person, or even working as a traveler ! *haha yeah i travel alot*, even orang tua gw pun juga masih ga paham walaupun udah gw jelasin dengan detail, ntah karena gw nya ga bisa cerita, atau emang perusahaan tempat gw kerja sangat complicated bisnisnya :D.

Oke lets talk about Schneider !. Schneider Electric itu adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan alat-alat electrical dan industrial automation. Orang EPC, projek, konsultan teknik, dan End user biasa menyebut perusahaan ini dengan istilah “vendor company”, Di global Schneider adalah market leader di bisnisnya *katanya* :D.  Kita bersaing dengan perusahaan lain seperti General Electric, ABB, Siemens, dan Alstom, perusahaan tersebut biasa dikenal dengan istilah G5 *artinya sih top player* di industrynya. Pesaing G5 yang lain adalah brand dari jepang dan china seperti Chint electric, Mitsubishi, Fuji, Toshiba. brand eropa lainnya adalah Mersen, Larsen turbo, dll.

Sepintas perusahaan gw memang cuma bikin alat listrik dan dijual, bisa langsung ke end user, kontraktor, ataupun distributor dan toko-toko listrik. NAMUN ! Schneider beda dengan kompetitor lainnya, cuma Schneider yang berani “out of scope”. Selain jual barang-barang mereka ke rekanan macam kontraktor ataupun distributor/toko, Schneider juga berani untuk maju sendiri sebagai “EPC/Kontraktor” dalam sebuah projek !. *padahal udah tau la ya lika liku dunia projek kek mana* sereeeeem :D.

Di Schneider sendiri banyak sekali salesnya karena terbagi-bagi ke beberapa product, dan gw kebagian di divisi yang mumet !, yap divisi gw bernama Service and Project business. Tim gw mencari makan dengan mencari uang langsung ke End user, cari projek, ikut tender, dan masukin semua barang Schneider yang kita punya, persis seperti kerja di EPC/kontraktor company hehehehe.

Posisi gw sendiri adalah sebagai seorang Engineer di sini, but nanti dulu, karena ternyata engineer di tempat gw dibagi menjadi dua hehehe. pertama adalah Engineer for Sales (pre sales/Solution engineer) dan kedua adalah Excecution engineer. Engineer for Sales sendiri mempunyai fungsi lebih mensuport sales dalam tender ataupun identifikasi permasalahan customer, sebagai contoh:

apabila ada pabrik roti minta dibuatin pembangkit listrik dengan kapasitas 20 GW, maka sales gw akan request ke gw untuk identifikasi apa yang bisa kita tawarin ke mereka, disitu gw akan liat secara detail barang Schneider apa yang cocok dan ga cocok untuk mereka. Setelah ketemu resepnya maka akan gw buatin proposal penawaran dan rincian material yang harus mereka beli. terkadang gw juga membuat design spesifikasi akan sistem yang gw buat, dan saat customer minta penjelasan atas apa yang gw design, gw harus menjelaskan sampe mereka ngerti *terkadang mereka ga ngerti atau gw nya yang bingung hahaha #loh*

Nah ! pasti diantara lu mikir, Salesnya ngapain? harusnya mereka bisa identifikasi sendiri dong? hahaha, ya itulah Schneider, diharapkan semua fungsi punya fokus tersendiri :p.

Continue reading

Don’t blame a woman because she “hungry” of you

Image source (B&T Magazine)

Wanita, yah wanita memang mahluk yang memiliki hati yang fragile, mudah pecah, mudah rusak, dan tidak mudah untuk merecover hati seorang wanita yang sudah rusak. Hati yang fragile ini bisa rusak oleh banyak faktor.

Wanita mahluk yang selalu ingin dikasihi, diperhatikan, disayang, dilindungi, diberikan rasa aman. Itulah rasa “lapar” bagi seorang wanita dan untuk “mengenyangkan” dirinya.  Perhatian, waktu, dan kasih sayang seorang pria yang dicintainya adalah “makanan” untuk membuat wanita selalu tetap ceria dan sehat. Jika nutrisi tersebut dianalogikan sebagai makanan pokok bagi seorang wanita, sudah pasti harus diberikan secara teratur, dan tidak ada alasan untuk tidak memberikan nutrisi tersebut. *coba bayangin deh punya anak, minta makan, trus ga dikasih, ga mati tuh anak?* begitupun wanita, dia akan gelisah dan menderita apabila “laparnya” tidak terobati.

Mungkin sebagai Pria kita terkadang suka menunda, menganggap remeh, cuek, ataupun bosan dengan Wanita yang  selalu “lapar”.

Analoginya, ada orang laper banget sampai lemes, minta telor ceplok pake nasi buat makan, dan kita nyuruh dia untuk goreng telor dan masak nasi sendiri, padahal posisinya kita bisa bantu dia tapi kita menggampangkan dia dengan anggep dia bisa lakukan semuanya sendiri. Jikalau kita males masak, toh kita bisa lo mungkin pergi ke warung untuk beli telor ceplok, atau kalo kita tidak ada bersama dia untuk masak telor kita bisa suruh gojek untuk beliin telor ceplok? see? acctually we can do everything untuk memenuhi rasa lapar si Wanita, ga perlu kita harus masak saat itu juga, ga perlu pula kita harus hadir diwaktu tersebut. Kita usaha untuk bisa menuntaskan laparnya, apapun caranya, thats the point !.

Don’t blame her, jangan pernah menyalahkan Wanita jikalau dia “lapar” dan dari “lapar” itu dia merengek, berteriak, dan mungkin melakukan hal-hal yang menurut kamu “annoyed”. Jangan pernah merasa terganggu apabila anak kita minta makan !, memang logika pria berbicara, Wanita bukan anak-anak, dia bisa melakukan semuanya sendiri, tetapi itu bukan suatu alasan untuk tidak membantu kan?

Pemahaman gw selama ini akan sifat “lapar” wanita itu salah. Dulu gw memandang rasa “lapar” wanita sebagai sesuatu yang jika gw bisa bantu, gw akan bantu. Kalo situasinya pas ya gw masakin, kalo gw lagi ada kerjaan ya mbok masak sndiri aja atau beli sendiri. and thats all are totaly wrong brothers ! 😀

it’s our responsibility to give our time to Woman, in any condition, in any situation. Menyembuhkan rasa lapar wanita adalah sebuah keharusan yang harus kita laksanakan, apapun kondisi kita pada saat wanita tersebut “lapar” mungkin ada saat dimana dia merasa lapar, dan kita tidak ada di dekatnya, mungkin kita bisa menenangkan dia, memberikan dia solusi lain (telpon gojek, delivery, or whatever) atau menemani dia untuk masak sendiri, at least dia tidak merasa sendiri !.

Jangan salahkan Wanita punya rasa lapar !, itu alami, naturally ga akan pernah ilang dari Wanita. La masa lu mau nyalahin orang laper? disuruh jangan laper? disuruh nunda laper? la itu kan alami brothers?.

Rasa “lapar” Wanita pun juga ga akan bisa hilang, jangan berpikir bahwa rasa “lapar” tersebut bisa hilang. Kita ga bisa hilangin itu, wanita pun juga ga akan bisa, kendalikan itu dengan rasa “menyempatkan waktu” untuk membuat lapar itu reda !, apapun kondisi kamu saat itu. That’s gentleman responsibility, dan kalau kamu tidak setuju, atau pola pikir kamu dulu belum sama dengan apa yang saya pikirkan di tulisan ini, bukan berarti kamu bukanlah seorang gentleman, but you’re on progress to become a real gentleman !. :).

Menyalahkan wanita akan rasa lapar, membuatnya menderita kelaparan, hanya akan merusak hatinya yang mudah hancur, and when its broken it will hard to recover.

Don’t blame her brothers, Don’t blame her when she needs you, when she hungry of you, threat her right, especially because she is the best of you :).

Vito Corleone dan Kisah Film The Godfather Trilogy

Hai, its been a years, and now i’m back to be a blogger again 😀

Minggu-minggu ini lagi demen banget nonton film The Godfather Trilogy yang di direktorin sama Ford Copola. Buat yang belum nonton, Film The Godfather ini sendiri nyeritain tentang kehidupan keluarga Don Vito Corleone dalam mengarungi bisnisnya di Amerika Serikat, Vito corelone sendiri adalah orang asli Italy yang menghabiskan masa kecilnya di sicilia. Keluarganya yang dibunuh oleh mafia membuatnya sebatang kara dan minggat menuju Amerika untuk melanjutkan hidup. Vito corleone berhasil survive di Amerika berkat kesupelannya bergaul dengan sesama Italy di sana, dia berhasil membangun bisnis dan membangun jaringan keluarga yang besar. Aura leadership yang kuat di mata teman-temannya membuat Vito Corleone banyak mendapatkan respect dan support dari orang-orang disekitarnya. Hal ini yang membuat bisnisnya berkembang, sehingga dia masuk ke ranah dunia permafiaan dengan menekuni beberapa bisnis ilegal di Amerika.

Ada tiga seri film The Godfather yang dibuat sama si copola ini, yang pertama adalah The Godfather I yang dirilis tahun 1972, The Godfather II yang dirilis tahun 1974, dan yang terakhir adalah The Godfather III yang dirilis tahun 1990. Dari semua series, menurut gw yang paling keren adalah seri ke dua The Godfather II dan mungkin sebagian banyak orang setuju dengan gw hihihihi 😀

Di seri ke dua ini, yang bikin seru adalah kita bisa melihat dua cerita secara paralel. Cerita pertama lebih mengedepankan bagaimana kisah hidup Vito Corleone(Robert de Niro – i love how de niro act in this movie !!!) dari yang semula kehiangan keluarganya secara tragis hingga sukses membangun kerajaan bisnis di Amerika, cerita lain menggambarkan sosok Michael corleone (Al Pacino) yang menggantikan ayahnya untuk memimpin bisnis keluarga yang mulai bergejolak semenjak ayahnya “Vito Corleone” tiada.

Source

Semua pasti setuju jikalau gw bilang sosok Robert de Niro sangat menginspirasi kaum pria pada saat itu, gimana enggak sosok gentleman sangat tergambar disitu, bagaimana seorang Vito bisa mengatur keseimbangan hidup antara bekerja keras untuk menghidupi istri dan anaknya, dan juga membuat quality time dengan anaknya. Vito Corleone adalah sosok wise man sejati, dia selalu berpikir jernih, rasional, tanpa emosi, dan cool. Sifat yang paling menonjol dari dirinya adalah dia adalah orang yang “mau diganggu” dengan senang hati dia selalu memberikan solusi dan pertolongan bagi saudara, rekan bisnis, bahkan warga imigran Italy yang mempunyai masalah di Amerika. Bahkan dia tak segan membantu tetangganya yang diusir dari rumah kontrakannya hanya karena memelihara anjing di kontrakan tersebut.

Vito corleone memang melakukan bisnis ilegal, dia terjun ke tempat hiburan malam, dan juga tempat perjudian, namun dia mempunyai idealisme yang kuat bahwa dia tidak mau memperdagangkan Narkoba! cool, how could seorang mafia ga mau berbisnis narkoba? dan pada saat rekan bisnisnya mendesak dia untuk bekerjasama di bisnis itu dengan lembut dan cool dia bisa menolak ajakan tersebut, yang sudah nonton part I pasti tau adegan Vito corleone menolak ajakan virgil solozo pada saat penawaran kerjasama bisnis narkoba.

Continue reading

Berani Untuk Menyerah

image source 

Dunia kerja sesaat setelah masa kuliah memang bukan dunia yang cukup “asik” bagi sebagian mahasiswa, ada yang takut, ada yang ragu, takut tidak siap, takut tidak berhasil, takut tidak bahagia, dan another ketakutan lainnya.

Memang, budaya sekolah yang terbiasa mengajarkan kita tentang “bagaimana” cara menyelesaikan sesuatu ketimbang belajar untuk mengenal kata “kenapa” dalam menyelesaiakan sesuatu membuat kita mudah ragu, kaku, dan takut dalam menghadapi dunia kerja setelah kuliah.

Sudah hampir 2 tahun saya berstatus sebagai seorang pekerja, manusia yang bangun pagi, dan pulang sore secara teratur, dapat uang pun teratur. Sudah ketemu banyak orang, dari yang sudah tua sampai muda, dari yang loyal sampai pura-pura loyal (dibelakang ngomongin bos), sampai karyawan yang sudah puluhan tahun kerja tapi merasa pekerjaannya bukanlah yang tepat bagi dia, selalu menggerutu dan ngeluh. Untuk saat ini jarang saya menemukan seorang pekerja yang mempunyai aura positif, i don’t know why, apa karena motivator lebih banyak memotivasi anak muda untuk menjadi entrepreneur? maybe.

Penyakit anak muda dalam dunia kerja memang kompleks, namun commonly lebih pada cara menyampaikan pendapat, berbicara dengan orang yang lebih tua, dan yang paling penting adalah “self power”. Most of youngster ga punya self power yang kuat untuk menginfluence orang disekitarnya. Alhasil banyak dari mereka yang hanya terbatas menjadi “doers”. ingin berinovasi namun takut dengan seniornya, ingin berpendapat takut disanggah, ingin bergerak cepat namun takut dibilang ceroboh. “i will never listen to this youngster because he/she doesn’t have same experience as i got in this company”

Sebagai anak muda yang baru merasakan dunia kerja, saya lebih mensugest untuk berani melakukan suatu dobrakan, entah mendobrak pola pikir lama, cara lama, politik lama. Ada ide baru sampaikan, ada sesuatu yang dirasa salah bersuara, bos salah tentang, bos bilang A tanya dulu kenapa? baru kerjain kalo memang menurut kamu tepat. jangan cuma jadi doers yang hanya menjalankan perintah

Begitu juga dengan karir dan passion, kalo kerjaan kamu ga sesuai dan menurut kamu ga jelas dan tidak membuat sebuah perkembangan yang berarti, better quit if you know what you want to pursue, better quit if the job desk doesn’t match the goals you want to pursue. jangan quit kalo kamu belum tau kamu maunya apa, itu namanya bunuh diri.

“ga cocok sama bos” ?–> quit your team

“ga cocok sama rekan kerja”? –> sabar, bersuara, tantang dengan elegant”

“ngerasa ga berkembang”? –> quit your team

“ngerasa hidup monoton”? –> quit, cari passionmu

masih banyak problem lain, ga semua harus diselesaikan dengan cara cabut, kita hanya harus berani bersuara, berpendapat, bernegosiasi, walau memang bagi sebagian youngster merasa percuma karena bosnya keras kepala, setidaknya kita belajar bagaimana menginfluence, bagaimana bernegosiasi, dan berdiskusi, you get new experience, dan yang lebih penting itu menaikan rasa “self power” kita.

Jangan ragu dibilang pemberontak, jangan takut dibilang “setan” dalam tim yang mungkin isinya adalah kumpulan malaikat palsu yang bisa menjadi setan. Anak muda harus berani, berani bersuara, berani bertanggung jawab dengan pilihan, dan berani untuk “menyerah” demi idelisme.

Sekilas Tentang PT Schneider Electric Indonesia

Ga kerasa gw udah hamper 2 tahun kerja disini setelah lama menyandang status sebagai fresh graduate dari UGM, kali ini gw mau bahas dan ceritain tentang tempat kerja gw sekarang yaitu PT Schneider Electric Indonesia.

Schneider Electric adalah sebuah perusahaan multinasional yang memproduksi alat-alat dan system teknologi kelistrikan, yang mempunyai kantor pusat di Prancis. Schneider Electric sendiri didirikan oleh dua bersaudara yaitu Eugène dan Adolphe Schneider, awalnya mereka berdua mengakuisisi sebuah pabrik pengecoran logam di Le Creusot, Prancis. Di pabrik ini mereka fokus untuk berbisnis di industri alat berat seperti peralatan kapal, rel kereta api, dll, dengan maraknya perang dunia di zaman itu, bisnis seperti ini pasti sangat laku.

Seiring berjalannya waktu Eugene dan Adolphe masih konsisten untuk membuat sebuah bisnis, dengan membentuk aliansi kekeluargaan yang sangat kuat, suksesor Eugene dan Adolphe bermunculan, bisnis yang dijalankan pun berubah-rubah, hingga pada suatu titik mereka beraliansi dengan perusahaan lain. Bergabungnya Merlin Gerin, Telemecanique, dan juga Square D membuat “Schneider Group” saat itu memutuskan untuk fokus berbisnis di sektor listrik.

Di Indonesia sendiri Schneider Electric udah berdiri sejak 40 tahun lamanya. Awalnya sih kalo gw denger dari senior gw, benderanya dulu bukan Schneider Electric, namun Merlin Gerin, dan awalnya perusahaan ini semacam authorized distributor buat MCB Merlin gerin, namun seiring dengan perkembangan zaman, dan banyaknya perusahaan yang diakuisisi oleh “Schneider Group”, nama Merlin Gerin pun berubah menjadi Schneider Electric Indonesia. Oh iya, Schneider Electric sendiri adalah perusahaan Prancis. Prancis lo ya bukan Jerman hihihi, Soalnya orang – orang suka salah kaprah sama asal perusahaan ini, ada yang bilang dari Jerman lah, anak perusahannya Schlumberger lah, perusahaan lift lah, dll, di Indonesia sendiri Schneider electric secara legal bernama PT Schneider Indonesia, walau masih banyak yang nyebut perusahaan ini dengan sebutan PT Schneider Electric Indonesia, kalo gw sih lebih suka bilang Schneider electric Indonesia hehehe. Adapun produk Schneider yang terkenal adalah MCB, Saklar, Panel listrik tegangan menengah dan rendah, TRAFO, PLC, SCADA, dll.

Pada awalnya Schneider memang terkenal sebagai produsen alat-alat listrik untuk system proteksi, seperti MCB (Miniature circuit breaker), kontaktor, Panel listrik tegangan menengah, dll, apalagi setelah mereka mengakuisisi areva, makin memantapkan posisi schneider sebagai penyedia alat-alat listrik untuk sistem kelistrikan di jaringan distribusi, anak elektro pasti tau deh, kalo yang ga tau googling ya hehehe.

Continue reading

Mencintai Cinta

Mencintai seseorang bukan urusan dua hati, tapi mencintai seseorang adalah urusan banyak hati

Banyak hati yang harus dijaga, dirawat, diperhatikan. Menjaganya saja sulit, merawatnya apalagi?

Mencintai bukan main-main, nyawa saja dipermainkan bisa fatal, bagaimana hati ?

Nyawa dipermainkan efeknya hanya mati, mati sebenarnya mati, sekali dan lenyap….

Kau mau mainkan hati?. Mati hidup ! mati akan hidup untuk selamanya….

Rasa mati yang akan ada sepanjang nafas hidup jika terjadi

Jangan pernah main-main jika benar-benar memilih untuk mencintai, menjaga hati…..

Jika belum berani memilih untuk mencintai, menjaga hati…. katakan cinta saja dulu

Selisih di Pertengahan Mei

Jumat 16 Mei 2014, gw masih ingat ketika Aldi jemput gw pagi-pagi di apartemen, hari itu tumben banget dia naik taksi, ya dia bilang sih semalem kesel sama macetnya lenteng agung, males katanya kakinya nginjak pedal terlalu lama.

“sayang, nyesel deh beli mobil, bikin pegel doang ama punggung sakit”

Huffft dasar Aldi, baru juga gw masuk taksi, udah ngeluh-ngeluh ke gw, cium kek, said “pagi sayang” kek..hufft aldi aldi, udah 5 tahun bareng, sama – sama 23 tahun masih aja kaya dulu jaman kuliah. Manjaaaaa….!

Baru pertama kali ini gw ama Aldi naek taksi berdua ke kantor, ga kebayang berapa ni argo taksi biru, dari depok, kalibata, terus ke sudirman, hadeuh Aldi, sejak kita lepas dari hubungan jarak jauh, dia ga pernah mau lepas dari gw.. walaupun kalo gw rasain lagi it’s miracle !, gw dan Aldi bisa sama-sama kerja di Jakarta, ketemu lagi di daerah yang sama, bisa tatap muka layaknya dua orang manusia, dan bukan lagi layaknya manusia dengan sebuah layar palsu. Sepanjang perjalanan gw cuma bisa bersyukur. Gw nikmatin banget perjalanan ke kantor bareng Aldi, ngobrol, suap-suapan roti bareng, ngecengin orang yang kena macet bareng, serruuuuu, so happy with this morning…

Tiba-tiba di luar udah mulai panas, embun pagi udah ga ada rasanya lagi, lalu lalang orang mulai nampak, suara klakson tet tet tet mulai menyeruak, bapak-bapak dengan rambut klimis mulai sibuk sembari menahan keringat untuk mengatur mobil-mobil yang masuk gedung.

“sayang, nyampe jg di kantor kamu, semangat ya”.

“Loh di, km kenapa ga turun, kan tinggal nyebrang aja udah sampe kantor kamu, ah pasti males jalan kaki deh, cemen ah….!”

“hihi ayang kaya ga tw aja, aku cape ni sayang, lagi males…pssst mumpung ada supir taksi qiqiqiq”

“HUH ! makanya jangan kebanyakan makan sate padang !, jeroan, kambing, makanannya nasi mulu ama daging, ga pernah olahraga lagi idih”

“BODO!!, kan udah kesepakatan bersama, bakal stop kalo kamu jd istri aku weeeeeekk.. kmnya sendiri yang ngeiyain, jd kalo belum nikahin kamu, puas-puasin lah qiqiqiqiq”

“HIH !…. ntr sakit baru tau rasa loe, lu sih jago ngomong, kalo gw ga sayang udah gw cekek lo…..”. dan gw buka pintu, turun dari taksi, and.. hmm kayanya supir taksinya nyengir ngeliat kelakuan si Aldi -.-

“Boleh di cekek, cambuk jg boleh, apa sih keinginan km yang belum aku penuhin.. haha, having sex di kebun aja kan? ahahaha…yaudah ya, bye sayang..jalan bang!” *automatic window closed*…” dan aldi buka jendela lagi, lambai-lambai ke gw sambil kissbye ke gw dan teriak

“i will making love with you tonight des !”

“heeeh..stres! (gw cm bisa geleng-geleng sama lambaian kissbye, hehe lucu aja, hufft kamu lucu banget di)”

Aldi, Aldi, dari dulu ngomongnya suka sembarangan, dan gw ga pernah suka sama sifatnya yang seperti itu, cuma ga tau, gw ga bisa ngambek karena perjalanan hari itu buat gw spesial banget, naik taksi bareng, si Aldi juga happy happy aja di jalan, ga kaya biasanya yang suka ngeluarin kata-kata kebun binatang dan berubah jadi HULK kalo kejebak macet bareng gw di mobil..and today, i see something different from him, it’s just, i just want to see it again di….

huffft.. kerja kerja kerja !, masa mikirin aldi mulu, semangat buat masa depan!, gw nyoba ngilangin perasaan kangen, dan melting barusan, hello Desy ! it’s time to pursue your future !.. pada hari itu gw ngerasa semua happy, semua orang tersenyum ramah, ga ada raut muka stress, “oh my god, i don’t know if this is the best day since i born? if yes please just make this day longer…..”

Masih di 16 Mei 2014, kali ini udah jam 3 sore, ga kerasa pekerjaan makin numpuk, kelar satu, ada lagi yang lain, dari pagi telpon rameeeee banget, tumben complain banyak banget, gw juga ga ngerti, apa emang jaringan BTS perusahaan gw lagi down yah, ko banyak banget customer yang ngomplain sinyalnya ilang lah, ga bisa nelpon lah, sms pending lah..brrrrrrrrrrr, inget pagi tadi, mungkin jaringannya sengaja dibikin eror biar semua orang berhenti bermain dengan si layar semu, dan mengalihkan matanya ke langit yang sangat cerah.

JAM 5 YEAYY !! udah boleh balik, tapi belum ada kabar dari Aldi, biasanya sih dia selalu ngabarin kalo mw jemput atau sekedar ajak hang out after office, okeee mungkin dia lagi sibuk, dia pernah cerita kalo dia lagi disuruh mimpin projeknya Pertamina, mau bikin pembangkit listrik gitu, halah ga ngerti deh, dasar orang elektro… so gw habisin aja waktu gw ngobrol ama orang kantor, dan tiba-tiba Aldi ngeLine kalo dia bakal pulang telat dan mungkin sampe rumah jam 9 malem, dan dia ga bisa nemuin gw pulang kerja.

“it’s fine di, i know you have a great job there, keep spirit !! you can do it, katanya mau jadi ayah yang nginspirasi, katanya mau jadi ayah yang selalu terlihat kuat, sekarang waktunya buat kamu latihan, just text me when you arrived dear, ak cinta kamu”. Yapp selesai bales Line aldi, time to go home.

Ntah kenapa after office kali ini lebih banyak Aldi di otak gw, yang biasa gw ngupdate path lah, buka kaskus, update berita politik, now.. i’m just stuck in my bed, just want to know, where’s aldi now, what’s he doing, just worried about him, jarum pendek diatas angka 10, panjangnya di angka 6, and still there’s no text from him.. and 5 minutes after…ting tong….oke i know it’s you

“sayang, i’m home, udah bobo?”.

“kmana aja? katanya jam 9 udah pulang, ak nunggu kamu daritadi, ak kawatir takut kamu kenapa-kenapa, kamu kan naik umum, ke depok lagi jauh”. Disatu sisi gw kangen, dan lega dia udah di rumah, tapi disatu sisi kesel, kenapa ga ngasih kabar sih, mulai deh, sok sibuk…..dan gw mulai sedikit sensi ama dia

“maaf sayang, tadi ga sempet megang hape, meetingnya lama, orang bule swiss ini ga bisa diajak ngomong inglis hihihi..deasy kupu-kupu aku udah makan?”.

heh ga sempet? ya kalo emang ga sempet kenapa ga ngasih tau kek sebelumnya. Dulu gw sibuk ga bales Line dia, dia ngambek, sekarang giliran dia yang sibuk slow banget ngomongnya grrr.. dan sekarang gw semakin sensi

“not yet”

“DUH ILEEEH NGAMBEK NI HUEEHEHEHE…. desy c’mon hunny, today we celebrate our silver wedding !!!…cemberut ih kaya bapao, jangan cemberut dong cayaang”

“Ga”

“WIDIH DESY SO COOL !, ah udah ah ntr jg ga ngambekkk lagi, oke she’ll be fine…slow dulu keleus maen PS dulu ahh…”

“Kamu tu asal banget sih ngomongnya, santai, ga liat perasaan aku apa, ak bukan cowo yang bisa menganggap semua permasalahan dengan santai kaya kamu di”

“iya maaf, i’m fine sayang, ak tau kamu khawatir, namanya jg td sibuk meeting, lagian ak pasti pulang dengan slamet kok, mana ada yang mau nyulik gw, taksi juga banyak, asal ada duit mah nyaman tentrem deh ke depok”

“Ak tu ga suka sama sifat kamu yang satu ini, selalu nganggep enteng suatu permasalahan, kenapa si dari dulu kamu masih aja kaya gitu, ngomong juga asal, ceplas ceplos, suka ga liat sikon, kamu udah 23 tahun, aku cuma ngingetin aja, cuma demi kebaikan kamu kok, sifat kamu yang kaya gini cuma bikin banyak orang bisa ga suka sama kamu”

“yaelah santai, santai aja sih, masih belajar slow, hehe udah lah pacalan aja yukk”

“terserah kamu di”.. tiba-tiba gw males untuk ngelanjutin percakapan ini, gondok, kesel sama Aldi

“HAHA.. weh sayang, lingrie lagi diskon nih”

ignore it, just read it, BETE SAMA ALDI !! and then he bombs me with alot of text…..

“weh di read aja nih LINENYA”

“ayang lagi ngiler ya? ah ngelamunin gw bugil nih”

“hooo masih di read, oke kurang lucu nih… kasih emoticon conny dulu ah yg lg bobo bareng”

“sayang genduuut, wah diread juga ga yah? hmmmm”

“sayang kangen sepedaan lagi di pancoran, inget ga waktu kamu nyungsup ke got, huhuhuh pas kamu nyungsup, akunya kabur ngetawain kamu, hahahaha”

“sayang aku sayang sama kamu… hihihi, bsok ngidam apa? duren? yuk belah duren”

“hmmm di read aja nih, hmm kayanya udah ga ngambek, mngkn udah bobo”

Jam udah semakin malam, jarum panjang dan pendek di angka 12 sekarang, dan gw masih belum mau bales Line dari Aldi, masih kesel, dan ngambek, ga tau, sensi banget deh, padahal tadi pagi unyu banget, tapi entah kenapa gw tiba-tiba sensi banget sama dia malem itu.. bodo ah, i just want to ignore him.

30 minutes gone, and i don’t know, why i still don’t reply the Line chat, and then he sent me text message

“sayang km udah bobo? istirahat ya, ga tau kenapa ak ga bisa tidur, dada jg rada ga enak”

Aldi, trik lama kalo lagi ngambek suka gitu tuh, caper pura-pura sakit, cuma ya ga tau, mungkin dia kecapean, tapi bodo ah, bales seadanya aja….

“yaudah istirahat aja sana”

“iya sayang ini aku lagi nyari obat”

“kalo ga ada beli aja di”

Malam makin larut ga kerasa gw mulai menidurkan diri, walau bunyi hape notifikasi Line masih bunyi, but i just ignore it, i just feel very tired, mungkin besok gw mulai lunak lagi ke Aldi

Jam 7 Pagi di 17 Mei, gw unlock hape dan gw liat pesan dari Aldi, gw inget semalem dia ngeluh dadanya ga enak, gw langsung telpon Aldi, gimana keadaan dia, and no reply, hmm yaudahlah coba aja samperin ke rumahnya, so pagi-pagi beeeut dimana orang-orang sepedaan dan mencari keringet, gw udah macu mobil nerobos hawa kedamaian jakarta di hari sabtu, OTW DEPOK !!!…

ntah kenapa pikiran gw campur aduk, ada penyesalan kenapa gw sensi banget semalem, kenapa gw nyuekin dia kaya gitu, ntah knapa bahasa chat dia di Line semalem yang gw read doang unyu banget, udah lama dia ga ngeluarin bahasa-bahasa “ABG” and it make’s me, damn…. gw ga nyadar air mata gw netes di jalan, kayanya gw ngelakuin sesuatu kesalahan buat dia.. plis macet jangan halangin gw, gw mau cepet sampe ke rumah ALDI !..

Jalanan pagi itu masih lumayan sepi dari kendaraan, banyak orang joging, sepedaan, atau sekedar motret memotret, pagi ini cerah, sama cerahnya dengan pagi di 16 Mei, langit biru, matahari ga menyengat, hawanya sejuk, tapi di otak gw cuma pengen fokus gimana caranya supaya cepet ketemu Aldi dan tau keadaannya dia sekarang, i just want to meet him soon, and enjoy this great morning

30 menit, sampe juga rumah Aldi, memang gw baru sekali ke rumah dia, dan baru setelah lulus kuliah Aldi ngenalin gw ke orang tuanya, gw masih paham komplek rumahnya, dan warna rumah Aldi, tapi ini ga seperti rumah Aldi, ramai, penuh dengan orang, semua sibuk mengangkut kerdus aqua gelas, dan membawa jajanan kecil, gw melangkah gontai, gw coba menguatkan diri gw untuk masuk hingga bibir pintu rumah Aldi. Gw cuma bisa diam, ga bisa gerak, gw cuma bisa nunduk tepat bibir pintu itu, termenung saat nyokap Aldi bilang kalo Aldi meninggal gara-gara serangan jantung jam 3 pagi.

“Aldi udah nggak ada desy, yang ada sekarang semua orang sedang mempersiapkan tenda, bendera kuning“. Ekspresi semua orang datar, ga ada senyuman manusia seperti di tanggal 16, semua tanpa senyum, gw cuma bisa ngerasain linangan air mata gw turun deras, ga cuma membasahi pipi, hati dan perasaan gw menyempit, gw pingin teriak, gw pingin maki diri gw sendiri, gw cuma bisa meluk mama Aldi, kita semua larut dalam duka. Tiba-tiba teringat obrolan terakhir gw dan Aldi, gw ga pernah nyangka kalo kemarin itu yang terakhir, gw baru sadar gw belum baca chat semalem…dan ini pesan yang belum sempet gw baca

“sayang inget ga waktu kita makan bubur barito, ada pengamen lucu anak kecil, ak eksploitasi, suruh nyanyi lagu ariel yang romantis buat kamu, ak challenge dia supaya liriknya pake nama desy tapi dinyanyiin pake lagu ariel, dan dia bisa, aku kasih 10 rebu, malah dia mwnya diganti ama rokok malboro aku haha kocaaaak” (00.12 AM)

“sayang inget ga, waktu kita naek busway bareng dan tiba-tiba kamu pengen boker, kamu udah panik banget tuh, keringet dingin wkwkwkw, mana ngantri panjang, eh pas busway dateng, aku langsung halangin orang yang mau nyerondol kamu, sampe kamu bisa masuk, eh pas kamu masuk aku malah ketinggalan di halte, trus kamu boker di McD thamrin, aku kira kamu mau boker di senayan city, soalnya waktu kebelet km baca review toiletnya senayan city dan kita sepakat kalo disitu keren banget….ak cari setengah mati kamunya di senayan city, eh kamunya malah di McD..haha lucu yaaa sayang (00.17 AM)

“Dear Desy i know, sometimes it’s not easy for you to adapt with my original character, ya emang sih 5 tahun yang artinya 365 x 5 atau setara 1825 hari kita pacaran, ya cuma 20 % kita bisa ketemu langsung, sisanya kita ga ketemu, itu beda des, dan aku mengerti kenapa sampai sekarang kamu masih blm bisa maklum sama sifat aku, jujur des, aku mau berubah, but pliss ngertiin perjuangan aku, aku mau jadi pria yang baik buat kamu dan anak-anak kamu nanti, but i’m still learn and young, banyak prosesnya, ak pengen kamu ngerti aku cuma manusia, kadang aku bisa ngulang kesalahan tanpa sadar, but pliss just guide me, kamu ga perlu ngambek kaya gini, aku tau kamu orngnya sensi, but pliss pahami, aku juga lagi berjuang, seorang bayi juga butuh proses untuk bisa berlari layaknya orang dewasa” (00.27 AM)

“Sayang, obat jantung aku abis nih” (00.46 AM)

“sayang, km udah tidur? ko lama balesnya, dada aku sakit, ga ada obat, and i can’t sleep” (01.18 AM)

“hei sayang, kayanya aku pernah naruh obat jantung aku di apartemen kamu, kalo kamu kebangun tolong bawain ya kesini besok, ak mau nyoba istirahat dulu, semoga sakitnya ilang sayang, doain ya, ak terlalu sibuk, sebenernya aku harus kontrol ke dokter kemarin sabtu, cuma aku kan udah janji minggu sebelumnya mau ngerayain annive kita yang ke lima di bandung, aku sengaja buat kamu lupa ngingetin aku ke dokter, aku cuma mau kt ngerayain momen itu bareng, aku sayang kamu desy” (01.26 AM)

“des, aku seneng bisa mengenal kamu, maaf waktu kuliah aku jarang pulang ke jakarta, ak terlalu sibuk di kampus, kalo bisa aku ulang lagi, aku pingin waktu liburan semester kita lebih sering ketemu” (01.53 AM)

“Des, maaf kalo selama ini aku bikin kamu kesel, kecewa, maaf bikin kamu resah sama kelakuan aku” (02.04 AM)

“des, i love you forever” (02.19 AM)

“Pagi ini berbeda, ini juga bukan pagi yang biasa gw rasain, salah satu pagi spesial selain di tanggal 16, hanya saja,…. ya tuhan please don’t make it longer”.